Ruangbengkulu.com – Kondisi gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 147 Bengkulu Utara (BU), sekolah yang berada di dusun 4 Air Manganyau Timur, Kecamatan Batiknau, agaknya sudah tak layak huni. Sekolah ini membutuhkan rehap gedung sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar.
Kepala Sekolah SDN 147 BU, Rianto, S.Pd melalui guru kelas, Ruslan Abadi, S.Pd, mengatakan bahwa sekolah mereka pada saat ini banyak mengalami kerusakan, mulai dari plafon sekolah rusak, dinding sekolah banyak yang retak hingga membuat anak-anak yang belajar di ruang kelas sangat terganggu, katanya Rabu 9 Agustus 2023.
Lanjutnya, selain plafon yang rusak, dinding sekolah yang juga banyak retak, kaca jendela juga banyak pecah, tampak juga MCK yang kurang mumpuni lagi. Sehingga anak-anak dan dewan guru sulit untuk membuang air karena WC sekolah sudah rusak. Selain itu fasilitas sarana dan prasarana sekolah sangat minim, tentu sekolah ini membutuhkan bantuan.
“Sekiranya kami bisa segera mendapatkan bantuan untuk memperbaiki gedung sekolah mengingat saat sekolah yang cukup memperhatinkan,” jelasnya.
Lanjut Ruslan. Sekolah kami sudah berapa tahun tak mendapatkan bantuan pembangunan maupun rehap, baik ruang belajar mengajar dan lainnya. Terahir pada tahun 2007 silam pernah mendapatkan bantuan bangunan 3 ruang belajar sekaligus mushola, namun dari tahun 2007 sampai sekarang tidak pernah mendapatkan bantuan. Sementara pihaknya sudah sering melakukan pengajuan rehap sekolah namun sampai sekarang ini juga belum ada tanggapan atau realisasi. Menurutnya sementara SD lainnya yang masih layak mereka mendapatkan bantuan rehap sekolah.
“Kami sangat berharap secepatnya SDN 147 ini dapat dana perehapan,” cetusnya.
Sementara sekolah kami sudah tak layak, namun tidak mendapatkan bantuan. Kami dewan guru dan wali murid kepada Dinas Pendidikan maupun pihak pemerintah Kabupaten BU untuk memberi bantuan rehab sekolah baik sarana dan prasarana sekolah yang tidak memenuhi standar sekolah.
Perlu diketahui, “sekolah ini terakreditasi ‘C’. terdapat 10 tenaga pendidik dengan jumlah murid 46 orang. Tutupnya (pak)




