Ruangbengkulu.com – Tim Forum pembinaan Kabupaten/Kota sehat (KKS) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), menggelar sosialisasi di aula Kecamatan Lais, Selasa 31 Oktober 2023.
Sebagaimana di ketahui bahwa Kabupaten/Kota sehat ini sendiri lebih mengutamakan target, berjalan terus menerus dimulai dengan kegiatan prioritas dalam suatu tatanan kawasan, dan dicapai dalam waktu yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan semua stakeholder yang mendukung.
Untuk itu diperlukan komitmen, kebijakan strategi dan program terarah dan terpadu, baik dari pemerintah daerah dengan masyarakat melalui forum kota sehat serta akan menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat, sehingga akan ikut berpartisipasi mewujudkan kota sehat.
Adapun Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dicapai dalam lima pilar ini, yakni Stop buang air besar sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum dan makanan di rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga.
Kabag Kesmas Dinas Kesehatan BU, Tri Wahyudi, S.KM, M.PH mengatakan terkait untuk pencapain STBM dari 5 pilar itu, salah satu pilarnya ialah, pemenuhan pencapaian, Open Defecation Free (ODF) setiap desa, “artinya, tidak ada lagi masyarakat buang air besar sembarangan ditempat-tempat terbuka hingga bisa mencemari kesehatan lingkungan,” katanya.
Lanjutnya, untuk percepatan proram ini, dengan melalui masyarakat, melalui lembaga-lembaga yang ada di Puskesmas, melalui lembaga yang ada di desa dan juga melalui kades-kades dan di posyandu.
Dengan cara pembinaan, dari forum Kabupaten/Kota Sehat, mengarah ke setiap kecamatan yang ada di Bengkulu Utara.
Dengan mensosialisasi 5 pilar STBM untuk pencegahan stunting, dikatakannya tim forum KKS sudah terbentuk untuk kecamatan sehat, dan pokja desa sehat. “Semua itu kita gerakkan untuk desa sehat, untuk mencapai kabupaten/kota sehat,” ungkapnya.
Untuk itu, dari tim kesehatan melakukan edukasi, melalui program Germas, “mengedukasi kepada masyarakat, agar tidak buang air besar sembarangan, agar terbebas dari stunting” bebernya.
Kedepannya, diharapkan semua masyarakat mempunyai jamban keluarga, agar tidak BAB sembarangan, agar tercapainya tahun 2025 terbentuk kabupaten yang sehat.
Perlu diketahui, untuk tahun 2023 ini ada 9 tatanan yang disiapkan dilapangan, yakni 1. Kehidupan masyarakat yang sehat mandiri. 2 Permukiman dan fasilitas umum. 3 Satuan pendidikan. 4 Pasar rakyat. 5 Perkantoran dan perindustrian. 6 Pariwisata sehat. 7 Transportasi dan tertip lalu lintas jalan. 8 Perlindungan sosial dan pencegahan dan 9 Penangan bencana.
Dalam rangka Pembinaan Kabupaten/Kota sehat ini, diukuti seluruh Kades se-Kecamatan Lais serta tim pokja dari Puskesmas Lais dan staf pegawai kecamatan (adv)




